Tidak ada yang benar-benar kebetulan di dunia ini. Setiap pertemuan telah ditulis dengan rapi oleh Sang Maha Kuasa. Pada 27 September 2024, semesta mempertemukan kami melalui sebuah layar kecil bernama Instagram. Dari percakapan sederhana, tumbuh rasa nyaman yang perlahan berubah menjadi keyakinan.
Hingga akhirnya, pada 3 November 2024, kami memutuskan untuk bertemu di Jakarta. Pertemuan itu menjadi awal dari komitmen yang lebih serius. Tatap mata, doa, dan niat baik menyatu, menegaskan bahwa perjalanan ini bukan sekadar singgah, melainkan arah pulang.
Dengan restu keluarga dan keyakinan hati, kami melangkah lebih jauh dalam ikatan tunangan pada 14 September 2025. Sebuah janji yang diikrarkan bukan hanya di hadapan keluarga, tetapi juga di hadapan Tuhan, sebagai bukti kesiapan untuk saling menjaga dan menguatkan.
Perjalanan kami kemudian diuji dengan jarak dan tanggung jawab. Pada 15 Desember 2025, kami menjalani pengajuan nikah TNI AD di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Sebuah proses yang mengajarkan arti kesabaran, keteguhan, dan cinta yang tumbuh dalam doa.
Dan kini, dengan penuh rasa syukur, kami bersiap melangkah ke babak terindah dalam hidup kami. Pernikahan bukanlah akhir dari cerita, melainkan awal dari perjalanan panjang dua insan yang memilih berjalan searah, saling menggenggam, dan saling pulang.